slot depo 10k slot depo 10k
Ekonomi

CIMB Niaga Finance Selenggarakan RUPS 2025, Raih Pendapatan Rp2,23 Triliun

Jakarta – PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) berhasil mencatatkan pendapatan yang mengesankan pada tahun buku 2025, mencapai Rp2,23 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 9,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2,04 triliun. Pertumbuhan yang signifikan ini didorong oleh kenaikan total aset yang mencapai Rp11,46 triliun, tumbuh sebesar 6,04 persen, serta Total Aset Kelolaan yang juga meningkat 3,93 persen menjadi Rp13,66 triliun. Laba bersih CNAF untuk tahun 2025 tercatat sebesar Rp322,75 miliar, menegaskan kinerja perusahaan yang tetap resilien di tengah tantangan yang ada.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025

Kinerja keuangan yang positif ini dibahas dan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada tanggal 6 April 2026 di Tangerang Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan, menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan fase yang penuh tantangan bagi perusahaan. Meskipun pasar mengalami kontraksi, CNAF berusaha untuk terus mencatatkan kinerja yang positif.

Tantangan dan Strategi Perusahaan

Salah satu pencapaian penting CNAF di tahun 2025 adalah keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas. Dinamika serta perlambatan pertumbuhan industri pembiayaan yang dialami tidak hanya oleh CNAF, melainkan juga oleh seluruh sektor pembiayaan lainnya. Namun, CNAF mampu menunjukkan kinerja yang adaptif, resilien, dan tetap kompetitif dalam menghadapi situasi tersebut.

  • Total penyaluran pembiayaan baru mencapai Rp9,25 triliun.
  • Pangsa pasar pembiayaan kendaraan bermotor meningkat menjadi 6,11 persen.
  • Aset kelolaan perusahaan tumbuh sebesar 3,93 persen.
  • Peringkat dari Fitch Indonesia meningkat menjadi AAA.
  • Komitmen pada kualitas aset tetap terjaga.

Pembagian Dividen dan Tata Kelola Perusahaan

Dalam RUPST yang sama, para pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp129 miliar, yang merupakan 40 persen dari laba bersih CIMB Niaga Finance untuk tahun buku 2025. Keputusan ini tidak hanya mencerminkan kesehatan keuangan perusahaan, tetapi juga komitmen untuk memberikan imbal hasil kepada para pemegang saham.

Pemilihan Auditor dan Anggota Dewan Pengawas

RUPST tersebut juga mencakup penunjukan kembali Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan sebagai auditor untuk buku Perseroan tahun 2026. Pemilihan ini didasarkan pada pengalaman dan rekam jejak yang baik dari Kantor Akuntan Publik tersebut, yang juga telah digunakan oleh Induk Perusahaan. Selain itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Rini Fatma Kartika sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah untuk periode tiga tahun ke depan, yaitu 2026-2029.

Prospek Ke depan

Ristiawan menambahkan, meskipun terdapat tantangan dari makro ekonomi dan industri otomotif di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu, mereka tetap optimis akan prospek usaha perusahaan di tahun 2026. Komitmen untuk menjaga kualitas dan kinerja yang baik akan tetap diutamakan, sehingga CNAF dapat terus bersaing dan beradaptasi dengan perubahan pasar.

Inovasi dan Adaptasi di Era Digital

Di era digital yang semakin berkembang, CNAF juga berupaya untuk mengadopsi inovasi dalam memberikan layanan kepada nasabah. Digitalisasi dalam proses pembiayaan dan layanan purna jual menjadi salah satu fokus utama. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional.

Kesimpulan

Dengan pencapaian yang diraih pada tahun buku 2025, CIMB Niaga Finance menunjukkan bahwa meski dalam kondisi yang menantang, perusahaan tetap mampu mempertahankan pertumbuhan yang positif. Keberhasilan menjaga kualitas aset, ditambah dengan komitmen pada tata kelola yang baik, menjadi fondasi kuat bagi masa depan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang. CNAF bertekad untuk terus berinovasi dan beradaptasi, memastikan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri pembiayaan di Indonesia.

➡️ Baca Juga: Everton Kalahkan Chelsea, Liam Rosenior Terima Timnya Tampil Buruk di Pertandingan

➡️ Baca Juga: Strategi Pressing Tinggi dalam Sepak Bola untuk Menguras Energi Lawan Selama Pertandingan

Related Articles

Back to top button