slot depo 10k slot depo 10k
Daerah

Calon Haji Kloter 2 NTB Mengalami Pembatalan Keberangkatan Akibat Stroke

Di tengah persiapan keberangkatan haji, terdapat berita mendalam yang menyentuh hati tentang seorang calon haji kloter 2 asal Nusa Tenggara Barat. Seorang jemaah dari Kabupaten Lombok Tengah terpaksa ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena mengalami stroke, yang membuatnya tidak layak untuk melakukan perjalanan jauh. Kejadian ini memberikan gambaran betapa pentingnya kesehatan bagi para calon haji, terutama di usia yang sudah lanjut.

Informasi Terkait Pembatalan Keberangkatan

Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Nusa Tenggara Barat, Laman, menjelaskan bahwa calon haji yang dimaksud sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah NTB untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan. Keputusan ini diambil demi keselamatan dan kesehatan jemaah.

“Pasien ini sudah dirujuk ke rumah sakit sebelum masuk ke asrama haji,” ungkap Laman saat ditemui di Asrama Haji NTB di Mataram. Ini menunjukkan bahwa pihak berwenang sangat memperhatikan kesejahteraan jemaah haji, terutama dalam situasi darurat seperti ini.

Jumlah Jemaah Kloter 2 Tetap Utuh

Meskipun ada satu calon haji yang batal berangkat, jumlah total jemaah kloter 2 dari Kabupaten Lombok Tengah tetap utuh, yakni 393 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 211 laki-laki dan 182 perempuan. Hal ini menunjukkan kesiapan jemaah lainnya untuk berangkat ke Tanah Suci meskipun adanya situasi yang tidak menguntungkan ini.

“Kami telah menyiapkan pengganti untuk calon haji yang batal berangkat yaitu Masrin Gafar dari kloter 7 yang juga berasal dari Kabupaten Lombok Tengah,” tambahnya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa semua tempat dalam kloter tersebut dapat terisi, sehingga tidak ada jemaah yang merasa dirugikan.

Demografi Calon Haji Kloter 2

Dari total 393 calon haji kloter 2, terdapat 86 orang yang tergolong lansia, dengan rata-rata usia mereka di atas 65 tahun. Hal ini menjadi perhatian khusus, mengingat usia yang sudah lanjut dapat meningkatkan risiko kesehatan bagi calon haji.

“Calon haji tertua di kloter 2 ini adalah Tekad Kejat, berusia 87 tahun, yang berasal dari Semoyang. Sementara yang termuda adalah Muhammad Zaki Abidin, berusia 20 tahun, dari Dusun Selebung Rembige,” ungkap Laman. Ini menunjukkan variasi usia yang ada dalam kelompok tersebut, mencerminkan semangat berbagai generasi untuk menjalankan ibadah haji.

Jadwal Keberangkatan Calon Haji Kloter 2

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, calon haji kloter 2 dijadwalkan untuk terbang dari Bandara Lombok menuju Tanah Suci, Arab Saudi, pada pukul 07.35 Wita. Keberangkatan ini akan dilakukan setelah seluruh dokumen administrasi dinyatakan lengkap, termasuk paspor dan visa.

“Dari sisi keimigrasian, semua dokumen untuk calon haji kloter 2 sudah dinyatakan lengkap dan siap untuk diberangkatkan,” tambah Laman. Ini menegaskan bahwa pihak berwenang telah melakukan persiapan dengan baik untuk kelancaran keberangkatan jemaah.

Keberangkatan Jamaah Kloter 1

Sementara itu, untuk jamaah calon haji kloter 1 yang berasal dari Kabupaten Lombok Timur, dilaporkan telah tiba dengan selamat di Madinah, Arab Saudi. Mereka diberangkatkan pada Selasa, 21 April, pukul 02.00 Wita.

“Alhamdulillah, jamaah haji dari kloter 1 Lombok Timur sudah tiba di Madinah dalam keadaan sehat wal afiat,” ungkap Laman, yang juga memberikan kabar baik ini kepada masyarakat. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi calon haji lainnya untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat.

Total Jamaah Calon Haji Embarkasi Lombok

Untuk penyelenggaraan haji tahun ini, total jamaah calon haji dari Embarkasi Lombok, NTB, mencapai 5.798 orang. Selain itu, terdapat 80 petugas yang turut mendampingi mereka, yang dibagi dalam 15 kloter. Ini menunjukkan komitmen dan persiapan yang matang dari pemerintah dalam menyelenggarakan ibadah haji bagi warganya.

Dari total jumlah jamaah, sebanyak 190 orang termasuk dalam kategori lansia yang berusia di atas 65 tahun. Rata-rata usia calon haji NTB tahun ini berkisar di angka 65 tahun ke atas, yang tentunya memerlukan perhatian lebih dalam hal kesehatan dan keselamatan selama perjalanan.

Dengan adanya situasi ini, diharapkan semua calon haji dapat menjaga kesehatan dan mematuhi segala protokol yang telah ditetapkan, sehingga ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan penuh berkah. Semoga setiap calon haji dapat melaksanakan rukun Islam yang kelima ini dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.

➡️ Baca Juga: Daftar Pemeran Film ‘Kupilih Jalur Langit’: Dari Zee Asadel Sampai Emir Mahira!

➡️ Baca Juga: Bank Mandiri Tingkatkan Kapasitas Sistem Livin’ untuk Transaksi Selama Hari Raya

Related Articles

Back to top button