Polres Pamekasan Siapkan 220 Personel untuk Amankan Perayaan Paskah di Tujuh Gereja

— Paragraf 1 —

Pamekasan, Jawa Timur – Kepolisian Resor Pamekasan, Jawa Timur, menerjunkan sedikitnya 220 personel guna mengamankan rangkaian perayaan Paskah di sejumlah gereja wilayahnya.

— Paragraf 2 —

“Pengamanan mulai Kamis hari ini hingga Minggu, 5 April nanti dan melibatkan semua pejabat utama di Mapolres Pamekasan,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto di sela kegiatan memantau pengamanan di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (2/4) malam.

— Paragraf 3 —

Ia menjelaskan 220 personel itu bertugas mengamankan sejumlah rangkaian ibadah Paskah di tujuh gereja Pamekasan.

— Paragraf 4 —

Yakni, Gereja Maria Ratu Para Rasul di Jalan Jokotole; Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Trunojoyo; Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Sola Gracia di Jalan Jingga; lalu Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GSPII) di Jalan Kamboja; dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Mahkota Hayat di Jalan Jokotole.

— Paragraf 5 —

Selanjutnya, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock di Jalan Kemayoran, serta Gereja Bethel Apostolik dan Profetik di Jalan Trunojoyo.

— Paragraf 6 —

Kapolres menjelaskan pengamanan dimulai dengan melakukan sterilisasi di semua gereja, seperti menerjunkan tim pendeteksi bahan peledak dan apel pengarahan pasukan.

— Paragraf 7 —

“Sterilisasi kami lakukan sebelum ibadah dilakukan,” kata Hendra.

— Paragraf 8 —

Menurut Kapolres, pengamanan rangkaian Paskah di Pamekasan ini dengan dua pola, yakni pola pengamanan terbuka dan tertutup.

— Paragraf 9 —

“Pola pengamanan terbuka dilakukan oleh personel berpakaian dinas, sedangkan pengamanan tertutup oleh personel berpakaian preman,” katanya.

— Paragraf 10 —

Orang nomor satu di Polres Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, dua pola pengamanan itu dilakukan, karena petugas ingin agar segala bentuk kegiatan bisa ditangani dengan melakukan deteksi dini.

— Paragraf 11 —

“Dan, itu bisa dilakukan oleh petugas berpakaian preman,” katanya.

— Paragraf 12 —

“Kami berharap rangkaian ibadah Paskah tahun ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke hotline call centre 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah,” katanya menambahkan.

— Paragraf 13 —

Serangkaian kegiatan ibadah umat Kristiani pada Paskah adalah Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.

— Paragraf 14 —

“Semua rangkaian kegiatan ini yang menjadi fokus pengamanan kami, sehingga saudara-saudara kita umat Kristiani bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan hikmat,” kata Kapolres Hendra.

➡️ Baca Juga: AHY Dukung Pengembangan Hunian TOD di Kota Besar untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan

➡️ Baca Juga: Harga Emas 1 April 2026 Mengalami Kenaikan Tipis di Tengah Ketidakpastian Global

Exit mobile version