Perkuat Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita, Bulog Surabaya Jaga Ketersediaan Pangan

Di tengah tantangan ketersediaan pangan yang dihadapi masyarakat, Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya mengambil langkah proaktif untuk memperkuat penyaluran komoditas pangan. Khususnya, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng Minyakita menjadi fokus utama dalam upaya ini. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga mendukung pengendalian inflasi di wilayah Surabaya.
Pencapaian Penyaluran Komoditas Pangan
Nur Fuad Indra Mitra, Pemimpin Cabang Perum Bulog Kanca Surabaya, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, total penyaluran beras SPHP yang telah dilakukan mencapai angka 12.589 ton. Angka ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menyediakan kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan bahwa penyaluran minyak goreng di kawasan Surabaya telah mencapai 1.045.488 liter. Angka-angka ini mencerminkan upaya Bulog dalam memastikan ketersediaan pangan yang memadai di pasar.
Harga Terjangkau untuk Masyarakat
Bulog telah menetapkan harga yang cukup terjangkau untuk komoditas pangan yang disalurkan. Beras SPHP dijual dengan harga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, yang setara dengan Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng Minyakita disalurkan dengan harga Rp15.700 per liter. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.
Monitoring Ketersediaan Stok dan Harga
Pihak Bulog melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan ketersediaan stok dan perkembangan harga komoditas pangan di pasar. Kegiatan monitoring ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen Bulog untuk menjaga ketersediaan pangan di tengah dinamika pasar yang seringkali berfluktuasi.
Nur Fuad menegaskan bahwa pemantauan dilakukan tidak hanya terhadap beras SPHP dan minyak goreng, tetapi juga beragam komoditas pangan lainnya. Hasil dari pemantauan menunjukkan bahwa stok tersedia dan harga komoditas pangan masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Jaminan Ketersediaan Pangan untuk Masyarakat
Dengan penyaluran yang terjadwal secara rutin, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras SPHP dan minyak goreng. Perum Bulog terus melakukan dropping ke berbagai pasar dan titik distribusi di wilayah Surabaya, termasuk Pasar Larangan di Kabupaten Sidoarjo dan wilayah Kabupaten Gresik.
Masyarakat dapat merasa tenang karena Bulog berkomitmen untuk memastikan pasokan pangan selalu ada, sehingga mereka dapat memperoleh komoditas dengan harga yang terjangkau dan stabil.
Upaya Menjaga Stabilitas Pangan di Jawa Timur
Langgeng Wisnu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Timur, juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh wilayah Jawa Timur. Melalui setiap cabang Bulog, upaya ini dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan semua kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Setiap kantor cabang Bulog di Jawa Timur terus berupaya untuk menyalurkan komoditas pangan sambil memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok di pasar. Kerja keras ini menjadi bagian dari tanggung jawab Bulog untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
Sinergi dengan Tim Satgas Pangan
Dalam pelaksanaannya, Bulog juga berkoordinasi dengan Tim Satgas Pangan. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kondisi pasokan dan harga pangan tetap terjaga. Dengan adanya kolaborasi ini, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pangan mereka tanpa harus khawatir akan kelangkaan atau harga yang tidak terjangkau.
- Monitoring rutin terhadap ketersediaan stok dan harga pangan.
- Penyaluran beras SPHP dan minyak goreng dengan harga terjangkau.
- Dropping komoditas pangan ke pasar secara terjadwal.
- Koordinasi dengan Tim Satgas Pangan untuk menjaga stabilitas pasokan.
- Komitmen Bulog dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Dengan langkah-langkah konkret yang diambil oleh Perum Bulog, diharapkan ketersediaan pangan di wilayah Surabaya dan sekitarnya dapat terjaga dengan baik. Melalui upaya ini, Bulog berperan sebagai garda terdepan dalam memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap pangan yang cukup, tetapi juga dengan harga yang stabil. Ke depan, sinergi antara berbagai pihak akan terus diperkuat untuk menjaga ketahanan pangan di daerah ini.
➡️ Baca Juga: Maybank Indonesia Mendorong Ekosistem Halal Terintegrasi melalui Solusi Keuangan Syariah
➡️ Baca Juga: Cek Status Bansos dan Desil Kemensos 2026 Secara Online dengan Mudah dan Efektif



