slot depo 10k
Megapolitan

PAM Jaya Kembangkan Inovasi Ciptakan Air dari Udara dan Kurangi Plastik

— Paragraf 1 —

JAKARTA – PT PAM Jaya (Perseroda) tengah menciptakan inovasi keberlanjutan untuk mengurangi sampah plastik hingga mengembangkan teknologi menciptakan air dengan menangkap partikel air dari udara.

— Paragraf 2 —

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya berencana memproduksi air minum kemasan ramah lingkungan menggunakan kemasan berbahan kertas agar tak lagi menggunakan air minum berkemasan plastik.

— Paragraf 3 —

“Nanti ada air kemasan dari kita, tapi kemasannya kertas. Kita nggak pakai plastik,” kata Arief di Balai Kota, Rabu (11/3).

— Paragraf 4 —

Menurut Arief, air minum tersebut nantinya akan dikemas menggunakan bahan kertas yang berbasis kertas sehingga lebih mudah didaur ulang dibandingkan botol plastik sekali pakai.

— Paragraf 5 —

Sebelum dijual ke masyarakat, produk tersebut akan diuji coba terlebih dahulu di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama untuk kebutuhan rapat atau kegiatan resmi.

— Paragraf 6 —

“Saya rencananya mau memberikan pemerintah DKI, Pemprov itu nggak boleh pakai air kemasan plastik lagi dan kita mau ‘trial free’,” ungkap Arief.

— Paragraf 7 —

Arief berharap kehadiran air minum kemasan kertas dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi penggunaan botol plastik yang selama ini banyak digunakan dalam berbagai kegiatan perkantoran.

— Paragraf 8 —

Tak hanya dari segi kemasan, PAM Jaya juga tengah mengembangkan teknologi yang mampu menghasilkan air minum dengan menangkap kandungan air dari udara. Teknologi tersebut rencananya ditempatkan di kawasan Sudirman-Thamrin.

— Paragraf 9 —

Dengan adanya teknologi itu, nantinya warga bisa langsung mengonsumsi air tanpa perlu dimasak.

— Paragraf 10 —

“Nanti kami akan punya alat yang namanya ‘trapping atmosphere’. Jadi dia itu ‘water trapping atmosphere’, dia tidak ada sumber airnya tapi bisa menciptakan air,” katanya. Ant

➡️ Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Klaim Siaga 1 Sebagai Standar Militer, Bukan Kondisi Luar Biasa

➡️ Baca Juga: Peningkatan Antusiasme Mudik Lebaran 2026: Penjualan Tiket Jarak Jauh KAI Daop 1 Jakarta Capai Angka Signifikan

Back to top button