Jakarta – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kini dihadapkan pada berbagai tantangan dalam mengembangkan usaha mereka, khususnya di tengah pergeseran ke arah digitalisasi. Tidak hanya permasalahan permodalan dan akses pasar, tetapi juga biaya yang dibebankan oleh platform e-commerce menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan demi menjaga profitabilitas usaha.
NEO Rheumacyl dan Komitmennya terhadap UMKM
Dalam upaya membantu UMKM, NEO Rheumacyl meluncurkan kembali inisiatif NEO Rheumacyl Peduli UMKM dengan alokasi dana sebesar Rp1 miliar. Pada tahun ketujuh penyelenggaraan program ini, ada perluasan akses di mana UMKM dapat berjualan di Tempomart.com tanpa dikenakan biaya komisi penjualan selama enam bulan pertama.
Dukungan ini tidak hanya terbatas pada akses penjualan, tetapi juga mencakup peningkatan visibilitas toko melalui berbagai program promosi, seperti voucher diskon dan subsidi ongkos kirim. Selain itu, ada sesi pembinaan yang dirancang untuk membantu pengusaha dalam mengelola toko dan mengoptimalkan penjualan secara digital.
Peran UMKM dalam Ekonomi Indonesia
Berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai lebih dari 64 juta unit per Maret 2026. Sektor ini memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97 persen dari total tenaga kerja di negara ini.
Data yang disampaikan oleh Kementerian UMKM pada Januari 2026 menunjukkan bahwa sekitar 27 juta UMKM telah berhasil masuk ke dalam ekosistem digital, baik melalui media sosial maupun marketplace. Namun, perjalanan mereka menuju digitalisasi tidaklah tanpa tantangan.
Tantangan dalam Digitalisasi
Kementerian UMKM mencatat pada 2026 bahwa biaya layanan yang dikenakan oleh berbagai marketplace kepada para penjual berkisar antara 10–18 persen untuk setiap transaksi. Biaya tersebut belum termasuk biaya tambahan untuk promosi dan iklan, yang semakin membebani pelaku UMKM dalam menjalankan bisnis mereka.
Dengan kondisi tersebut, pelaku UMKM harus secara cermat mempertimbangkan struktur biaya ketika memperluas penjualan melalui platform digital. Penjualan tanpa biaya komisi dapat membantu mereka untuk lebih efisien dalam menjaga margin keuntungan dan mengalokasikan sumber daya untuk pengembangan usaha yang lebih baik.
Semangat NEO Rheumacyl dalam Mendukung UMKM
Diana Theodora, General Manager Brand Creative Content & Communication Health Care Division di PT Tempo Scan Pacific Tbk, menyatakan, “Semangat NEO Rheumacyl yang diusung dengan slogan ‘Terus Bergerak, Saat Menyerah Bukan Pilihan’ mencerminkan perjuangan sehari-hari para pelaku UMKM yang terus berusaha untuk mempertahankan usahanya di tengah berbagai tantangan.”
Menurut Diana, akses terhadap modal, pasar, dan pengetahuan yang relevan sangat penting agar semangat pelaku UMKM tidak hanya berhenti pada niat, tetapi juga dapat diwujudkan dalam pengembangan usaha yang nyata.
Inisiatif NEO Rheumacyl Peduli UMKM
Menjawab kebutuhan tersebut, Tempo Scan melalui NEO Rheumacyl menciptakan program NEO Rheumacyl Peduli UMKM yang bertujuan untuk membuka akses pasar melalui Tempomart.com. Tujuannya adalah untuk tidak hanya memberi UMKM kesempatan untuk memiliki toko online, tetapi juga untuk meningkatkan visibilitas mereka, menjaga margin, dan membangun bisnis yang lebih siap untuk tumbuh.
Keuntungan Berjualan di Tempomart.com
Melalui program ini, UMKM yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk membuka toko di Tempomart.com tanpa dikenakan biaya komisi penjualan selama enam bulan. Ini adalah langkah signifikan yang memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk beroperasi dengan lebih efisien.
Selain mendapatkan akses ke kanal penjualan, peserta juga akan menerima dukungan untuk meningkatkan visibilitas toko mereka. Dukungan ini berupa program promosi yang mencakup voucher diskon dan pengiriman gratis, serta pendampingan untuk membantu pelaku usaha dalam mengelola toko dan meningkatkan efektivitas penjualan daring.
Tempomart.com: Platform untuk UMKM
Tempomart.com merupakan platform e-commerce yang dimiliki oleh Tempo Scan Group, yang mulai beroperasi sejak 2019. Platform ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus membuka akses pasar digital bagi pelaku UMKM. Dengan berbagai fitur dan dukungan, Tempomart.com berkomitmen untuk membantu UMKM dalam meraih kesuksesan di dunia digital.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dengan adanya dukungan yang tepat dan akses yang lebih baik, diharapkan lebih banyak UMKM dapat berkembang dan beradaptasi dengan perubahan yang ada di pasar.
- Program tanpa biaya komisi selama enam bulan.
- Voucher diskon dan subsidi ongkos kirim.
- Pembinaan untuk manajemen toko.
- Peningkatan visibilitas di platform digital.
- Kesempatan untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Dengan dukungan dari NEO Rheumacyl dan inisiatif seperti NEO Rheumacyl Peduli UMKM, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia diharapkan mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada di ekosistem digital tanpa harus terbebani oleh biaya yang tinggi. Inisiatif ini merupakan langkah maju dalam menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era digital yang semakin kompetitif.
➡️ Baca Juga: Negara-Negara Targetkan Pupuk RI di Tengah Krisis Geopolitik Global
➡️ Baca Juga: Imigrasi Indonesia Permudah Atlet Asing Tanpa Antre di Bandara, Dukungan Perbasi Dikenal Baik
