Musim Kemarau Segera Tiba, Warga Lebak Diharapkan Terapkan PHBS Secara Konsisten

Musim kemarau telah tiba di sebagian wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Lebak, Banten. Dalam menghadapi tantangan ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap fenomena iklim yang dikenal sebagai Godzilla El Nino, yang dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular.
Pentingnya Edukasi PHBS di Masyarakat
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dr. Nining Tilawah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan semua petugas puskesmas untuk secara aktif menyosialisasikan dan memberikan edukasi tentang PHBS kepada masyarakat. Menurutnya, penerapan kebiasaan PHBS memiliki banyak manfaat, salah satunya dapat secara signifikan mengurangi risiko penyebaran berbagai penyakit.
Praktik-Praktik PHBS yang Diharapkan
Beberapa praktik PHBS yang sebaiknya diterapkan oleh masyarakat meliputi:
- Rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran fisik.
- Memilih makanan bergizi yang kaya protein.
- Menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal.
- Menghindari buang air besar (BAB) sembarangan.
- Menjauhkan diri dari kebiasaan merokok, begadang, dan mengonsumsi alkohol.
Waspada Terhadap Penyakit Menular
Selama ini, banyak penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC), infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), demam berdarah dengue (DBD), campak, dan diare masih menjadi masalah di masyarakat. Hal ini sering kali disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan penerapan PHBS yang baik.
Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Untuk mencegah penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, dan masalah jantung, masyarakat diharapkan untuk menerapkan prinsip-prinsip PHBS. Ini termasuk menghindari rokok, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, serta berolahraga secara teratur.
“Kami optimis jika masyarakat membudayakan PHBS, maka kesehatan masyarakat akan meningkat, dan usia harapan hidup juga bisa bertambah,” tambah dr. Nining.
Peran Puskesmas dalam Penyuluhan PHBS
Kepala Puskesmas Rangkasbitung, Yangyang Citra Gumelar, menegaskan bahwa pihaknya rutin melaksanakan sosialisasi dan edukasi PHBS kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam menghadapi musim kemarau yang dapat memperburuk kondisi kesehatan.
“Dengan melaksanakan PHBS, kami yakin dapat mencegah berbagai penyakit, terutama saat musim kemarau tiba,” ujarnya.
Inisiatif Komunitas Peduli Kesehatan
Komunitas Peduli Kesehatan di Rangkasbitung juga berperan aktif dalam menjaga kesehatan masyarakat. Mereka mengadakan kegiatan olahraga di alun-alun setempat setiap pekan sebagai upaya untuk menjaga kebugaran tubuh. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan stamina, tetapi juga sebagai sarana untuk membudayakan PHBS.
Salah satu anggota komunitas, Endang (60), menjelaskan, “Kami berolahraga setiap hari, baik berjalan maupun senam, sambil terus mempromosikan PHBS kepada anggota masyarakat lainnya.”
Komitmen Pemerintah dalam Meningkatkan PHBS
Pemerintah Kabupaten Serang juga menunjukkan komitmen dalam memperkuat intervensi PHBS. Dalam upaya ini, mereka menargetkan 60 desa yang masih melakukan praktik buang air besar sembarangan (BABS). Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan bahwa penuntasan masalah sanitasi di desa-desa tersebut menjadi prioritas utama.
Target Zero BABS
“Saat ini, masih terdapat sekitar 60 desa yang masyarakatnya melakukan BABS. Kami, baik secara pribadi maupun sebagai pemerintah daerah, akan terus berupaya untuk mengintervensi agar mereka dapat menerapkan PHBS dengan baik,” kata Zakiyah.
Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan
Dalam menghadapi musim kemarau yang panjang, penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi semakin penting. Edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, puskesmas, dan komunitas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. Dengan konsistensi dalam menerapkan PHBS, diharapkan angka penyakit dapat menurun dan kualitas hidup masyarakat semakin baik.
➡️ Baca Juga: Pendaftaran Anggota MWA UGM 2026: Syarat dan Cara Daftar Secara Lengkap
➡️ Baca Juga: Bakteri Laut Menguraikan Plastik Ramah Lingkungan, Simak Prosesnya di Sini!




