KSAD Tetapkan Target: 7.000 Jembatan Baru Siap Beroperasi Penuh Awal Tahun 2027

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak telah menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan pembangunan 7.000 jembatan di seluruh Indonesia, yang diharapkan dapat beroperasi sepenuhnya pada awal tahun 2027. Pernyataan ini disampaikan oleh Jenderal Maruli saat memberikan laporan progres kepada Presiden Prabowo Subianto di Desa Lhok Kuyuen, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada hari Senin, 9 Maret 2026.

Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu langkah penting dalam program nasional untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia. Melalui laporan yang disampaikan, Jenderal Maruli menjelaskan bahwa saat ini terdapat 1.072 titik pembangunan jembatan yang sedang berlangsung di seluruh wilayah Indonesia, dengan 218 di antaranya telah berhasil diselesaikan. “Kami menargetkan bahwa jembatan ini dapat selesai pada bulan Agustus, sementara sekolah di bulan Oktober untuk daerah bencana. Kami optimis bahwa seluruh jembatan yang direncanakan dapat rampung awal tahun depan,” ujar Maruli, seperti yang dilaporkan dalam video resmi Sekretariat Presiden.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian integral dari upaya TNI AD untuk mempercepat pembangunan infrastruktur nasional. Dalam konteks ini, jembatan menjadi salah satu elemen kunci untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar daerah, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.

Di daerah yang terkena dampak bencana di Sumatera, Satgas yang dipimpin oleh KSAD Maruli telah berhasil menyelesaikan 145 dari target 480 jembatan yang telah disurvei. “Kami sudah melakukan survei terhadap 480 jembatan di daerah bencana, dan kami akan terus menambah jumlah ini. Dari jumlah tersebut, 145 jembatan telah kami selesaikan,” jelas Maruli kepada Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Dalam momen yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga meresmikan 218 jembatan yang telah selesai dibangun di seluruh Indonesia. Jembatan-jembatan ini terdiri dari 77 jembatan bailey, 59 jembatan armco, dan 82 jembatan perintis. Peresmian ini mencakup sejumlah jembatan yang dibangun di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai respons terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi akhir tahun lalu.

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian pembangunan ratusan jembatan dalam waktu sekitar 2,5 bulan. Menurutnya, ini adalah sebuah prestasi yang luar biasa yang mencerminkan dedikasi seluruh prajurit TNI dan petugas yang terlibat di daerah bencana.

“Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi telah bekerja keras, terutama Satgas Jembatan yang hari ini meresmikan 218 jembatan. Saya mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Republik Indonesia, baik sebagai Presiden maupun secara pribadi,” tutur Prabowo.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi negara, yang turut mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di tanah air.

Informasi lebih lengkap mengenai progres pembangunan jembatan nasional ini telah disampaikan melalui laporan resmi dari Kepala Staf Angkatan Darat kepada Presiden Republik Indonesia pada Senin, 9 Maret 2026.

Dengan target ambisius ini, diharapkan jembatan baru 2027 tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah, terutama di daerah yang rawan bencana.

➡️ Baca Juga: LPS Tangani Jaminan Simpanan BPR Koperindo Pasca Dicabut Izinnya oleh OJK: Keamanan Dana Nasabah Terjamin

➡️ Baca Juga: Real Madrid Umumkan Kabar Positif Camavinga dan Kesempatan Asensio Jelang Pertandingan Melawan Celta Vigo

Exit mobile version