Jakarta – PT Indomobil JAC Motors Indonesia telah resmi memulai proses perakitan kendaraan secara lokal dengan skema completely knocked down (CKD) di fasilitas yang dimiliki oleh Indomobil Grup, berlokasi di Pulogadung, Jakarta Timur. Salah satu model yang menjadi fokus utama adalah JAC Trekker T9 EV. Perusahaan ini berkomitmen untuk meningkatkan kandungan komponen dalam negeri (TKDN) dari kendaraan listrik tersebut. Menurut Reggie Kurnia, Chief Operating Officer Indomobil JAC, saat ini tingkat kandungan lokal untuk Trekker T9 EV telah mencapai 40 persen, dengan target ambisius untuk meningkatkannya menjadi 60 persen pada tahun 2027. Target ini sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan TKDN pada kendaraan listrik di Indonesia, yang mencakup penggunaan baterai dan komponen dari pemasok lokal yang memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan.
Peningkatan TKDN di JAC Trekker T9 EV
Upaya untuk meningkatkan TKDN tidak hanya berfokus pada aspek kuantitatif, tetapi juga pada kualitas dan spesifikasi dari komponen yang digunakan. Reggie Kurnia menegaskan bahwa JAC Motors telah melakukan kerjasama dengan berbagai vendor lokal untuk memenuhi kebutuhan spesifikasi baterai dan komponen lainnya. Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk tidak hanya mematuhi regulasi pemerintah, tetapi juga untuk berkontribusi pada pengembangan industri otomotif lokal.
Kerjasama dengan Pemasok Lokal
Kerjasama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengadaan komponen hingga pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan listrik. Dengan melibatkan pemasok lokal, JAC Motors berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Hal ini juga diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja di sektor otomotif.
Spesifikasi JAC Trekker T9 EV
JAC Trekker T9 EV diperkenalkan di ajang Mining Indonesia 2026, dan hadir sebagai kendaraan double cabin yang menawarkan berbagai fitur unggulan. Salah satu fitur penting adalah Differential Lock, yang dirancang untuk meningkatkan traksi kendaraan saat melintasi medan yang sulit. Sebagai kendaraan dengan Gross Vehicle Weight (GVW) sebesar 3.280 kg, Trekker T9 EV mampu mengangkut beban maksimal hingga 910 kg. Kemampuan ini menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai kebutuhan angkutan.
Fitur dan Kapasitas
Trekker T9 EV juga dilengkapi dengan Front Trunk yang memiliki kapasitas 80 liter, memberikan ruang penyimpanan tambahan yang praktis. Untuk sumber tenaga, kendaraan ini menggunakan baterai CTP CATL LFP dengan kapasitas 88,02 kWh, yang diklaim mampu memberikan jangkauan maksimum hingga 340 km. Sistem penggerak yang digunakan adalah Dual Motors Smart 4WD System, yang terdiri dari motor listrik depan dengan daya 70 kW dan torsi 176 Nm, serta motor belakang yang menghasilkan tenaga 150 kW dengan torsi puncak 340 Nm.
- Gross Vehicle Weight (GVW): 3.280 kg
- Payload maksimal: 910 kg
- Kapasitas baterai: 88,02 kWh
- Jangkauan maksimum: 340 km
- Dual Motors Smart 4WD System
Kemampuan Towing dan Medan Berat
JAC Trekker T9 EV juga memiliki kemampuan towing yang mengesankan, dengan kapasitas hingga 2.000 kg. Kendaraan ini dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi medan, dilengkapi dengan ban Mud-Terrain berukuran LT 265/60 R18 yang memastikan performa optimal di jalur yang berat. Ini menjadikannya pilihan yang tepat bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan tangguh untuk pekerjaan di lapangan.
Standar Keselamatan
Dari segi keselamatan, Trekker T9 EV dibangun dengan rangka Birdcage-Style High-strength Steel Frame yang memberikan perlindungan maksimal. Selain itu, kendaraan ini dilengkapi dengan 7-Airbag Full-Surround Protection, memastikan keselamatan penumpang di dalam kabin. Struktur dan fitur keselamatan yang dihadirkan telah memenuhi standar keselamatan Australia ANCAP 5-Star, menunjukkan komitmen JAC Motors terhadap aspek keselamatan.
Penawaran Khusus untuk JAC Trekker T9 EV
Selama ajang Mining Indonesia 2026, JAC Motors menawarkan program khusus untuk calon pembeli Trekker T9 EV. Melalui program special pre-booking offer, kendaraan ini ditawarkan dengan harga Rp868 juta on the road (OTR) untuk wilayah DKI Jakarta. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan dengan harga normal yang mencapai Rp888 juta OTR DKI Jakarta. Program harga khusus ini berlaku selama kegiatan Mining Indonesia 2026, memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan kendaraan listrik ini dengan harga yang lebih terjangkau.
Peluang dan Tantangan di Pasar Otomotif
Dengan peluncuran JAC Trekker T9 EV dan peningkatan kandungan lokal, JAC Motors menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi pada perkembangan industri otomotif Indonesia. Meskipun demikian, tantangan tetap ada, terutama berkaitan dengan infrastruktur pengisian kendaraan listrik dan penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan, peluang untuk kendaraan listrik seperti Trekker T9 EV diperkirakan akan semakin besar.
Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia
Dengan dukungan pemerintah dan inisiatif dari produsen otomotif, masa depan kendaraan listrik di Indonesia tampak menjanjikan. JAC Trekker T9 EV merupakan salah satu contoh bagaimana industri otomotif dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan regulasi yang ada. Sebagai kendaraan yang menawarkan kombinasi antara kinerja, efisiensi, dan keberlanjutan, Trekker T9 EV berpotensi menjadi salah satu pilihan utama bagi konsumen yang mencari kendaraan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan transportasi, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik.
Kesimpulan
JAC Trekker T9 EV merupakan langkah maju yang signifikan bagi PT Indomobil JAC Motors Indonesia dalam memenuhi tuntutan pasar kendaraan listrik di tanah air. Dengan komitmen untuk meningkatkan TKDN dan menyediakan produk berkualitas, JAC Motors tidak hanya berusaha mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan industri lokal. Sebagai bagian dari transformasi menuju kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan, Trekker T9 EV siap menjadi pionir dalam segmen kendaraan listrik di Indonesia.
➡️ Baca Juga: 5 Tablet Layar Anti Silau Terbaik 2026 untuk Kenyamanan Penggunaan Sehari-hari
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif untuk Mahasiswa Mengatasi Rasa Malas Kuliah Setelah Libur Lebaran
