GIIAS Bandung 2026 Dibuka Resmi dengan Kehadiran 19 Merek Otomotif Terkemuka

Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 telah resmi dibuka pada Rabu, 9 September 2026, di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Jawa Barat. Menginjak tahun keempat penyelenggaraannya, acara ini menampilkan kehadiran 19 merek otomotif terkemuka serta 11 merek dari sektor pendukung. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Sumasna, memberikan sambutan hangat atas pelaksanaan GIIAS Bandung 2026. Menurutnya, pameran ini merupakan kesempatan berharga untuk meningkatkan transaksi dan pertumbuhan sektor otomotif di Jawa Barat, yang mencatat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,73 persen pada Triwulan II 2026. Selain itu, ekspor kendaraan dari daerah ini mencapai USD 5,06 miliar, setara dengan 21,63 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Barat.

“Dukungan pemerintah provinsi terhadap penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026 juga terwujud melalui insentif berupa diskon 10% pada pokok bea balik nama kendaraan bermotor untuk penyerahan pertama, serta diskon 10% dari pajak kendaraan bermotor tahunan melalui Kios-K. Ini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah dalam mengembangkan industri otomotif sambil mendorong aktivitas ekonomi dan transaksi kendaraan di Jawa Barat,” tambah Sumasna.

GIIAS Bandung 2026: Memperkenalkan 19 Merek Kendaraan

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengungkapkan bahwa GIIAS Bandung 2026 hadir dengan peserta yang lebih komprehensif dibandingkan edisi sebelumnya. “Tahun ini, GIIAS Bandung menawarkan total 19 merek kendaraan bermotor, yang terdiri dari 16 merek kendaraan penumpang dan 3 merek sepeda motor. Menariknya, pameran tahun ini juga diramaikan oleh 5 merek baru yang sebelumnya tidak berpartisipasi. Kami yakin, inovasi dan teknologi terbaru yang ditampilkan akan menarik perhatian di Jawa Barat dan memberikan kontribusi signifikan bagi industri otomotif nasional,” ungkap Anton.

Di antara 16 merek kendaraan penumpang yang berpartisipasi, terdapat BAIC, BYD, Changan, Chery, Daihatsu, GAC AION, Honda, iCar, Jetour, KIA, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, Vinfast, dan Wuling. Untuk kategori sepeda motor, hadir Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph. Pameran otomotif di Bandung ini juga didukung oleh 11 merek dari industri pendukung yang turut memperkaya pengalaman pengunjung.

Detail Penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026

GIIAS Bandung 2026 berlangsung selama lima hari, dari 9 hingga 13 September 2026, di Sudirman Grand Ballroom, Bandung. Pengunjung dapat membeli tiket secara online melalui aplikasi Auto360. Harga tiket ditetapkan sebesar Rp15.000 untuk hari kerja (weekdays) dan Rp25.000 untuk akhir pekan (weekends). Selain itu, tiket juga tersedia secara langsung di lokasi pameran dengan harga Rp20.000 pada hari kerja dan Rp30.000 pada akhir pekan.

Harapan dan Dampak GIIAS Bandung 2026

Dengan adanya GIIAS Bandung 2026, diharapkan dapat menggerakkan kembali industri otomotif yang sempat terpuruk akibat pandemi. Pameran ini bukan hanya menjadi ajang bagi produsen untuk memperkenalkan produk terbaru, tetapi juga sebagai platform untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya teknologi otomotif yang ramah lingkungan dan inovatif.

Sumasna menambahkan bahwa pameran ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak investasi dan inovasi di sektor otomotif. “GIIAS Bandung 2026 diharapkan menjadi titik awal bagi kebangkitan industri otomotif di Jawa Barat. Kami percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, kita bisa mencapai tujuan tersebut,” ujarnya.

Inovasi dan Teknologi Terbaru

Pameran ini juga menjadi tempat bagi peluncuran berbagai inovasi dan teknologi terkini. Berbagai kendaraan listrik, teknologi ramah lingkungan, serta fitur-fitur canggih lainnya akan ditampilkan. Ini adalah langkah penting untuk mengikuti tren global yang semakin mengarah pada keberlanjutan dan efisiensi energi dalam industri otomotif.

Partisipasi Merek Baru di GIIAS Bandung 2026

Salah satu hal menarik dari GIIAS Bandung 2026 adalah kehadiran merek-merek baru yang sebelumnya tidak berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa industri otomotif di Indonesia semakin berkembang dan menarik perhatian banyak pelaku usaha baru. Kehadiran mereka tidak hanya memperkaya pilihan bagi konsumen, tetapi juga meningkatkan kompetisi di pasar otomotif lokal.

Anton Kumonty menegaskan pentingnya partisipasi merek baru ini. “Ini adalah sinyal positif bagi industri otomotif di Indonesia. Dengan bertambahnya pemain baru, kami berharap akan ada lebih banyak inovasi dan pilihan bagi konsumen di masa mendatang,” ujarnya.

Peran Pemerintah dalam Mendukung GIIAS Bandung 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memainkan peran krusial dalam mendukung penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026. Selain memberikan insentif berupa diskon pajak, pemerintah juga berkomitmen untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan industri otomotif. Dengan kebijakan yang mendukung dan fasilitas yang memadai, diharapkan industri otomotif di Jawa Barat dapat berkembang lebih pesat.

Kesimpulan GIIAS Bandung 2026

GIIAS Bandung 2026 hadir sebagai sebuah platform penting bagi industri otomotif di Indonesia. Dengan partisipasi 19 merek terkemuka dan dukungan penuh dari pemerintah, pameran ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi oleh industri otomotif dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Kehadiran inovasi serta teknologi terbaru akan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung, sekaligus menciptakan peluang baru bagi para pelaku industri.

Melalui GIIAS Bandung 2026, harapan besar tertuju pada pemulihan dan pengembangan industri otomotif di Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan. Mari kita saksikan bersama bagaimana pameran ini akan menjadi titik tolak bagi masa depan industri otomotif yang lebih cerah.

➡️ Baca Juga: Update Siaran Langsung Jadwal Pertandingan Bola Pekan Ini: Liga Champions, Liga Inggris, dan BRI Super League

➡️ Baca Juga: Jelang Maulid Nabi, 4 Bahan Pokok Ini Menjadi Incaran Warga Mataram di Pasar Murah

Exit mobile version