Daihatsu, produsen kendaraan terkemuka dari Jepang, telah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan penjualan suku cadang bagi para pelanggan mereka, termasuk pemilik motuba atau mobil tua. Melalui kebijakan perusahaan yang dirancang secara khusus, Daihatsu berjanji akan menyediakan suku cadang untuk setiap model mobilnya selama minimal 15 tahun sejak produksi berhenti.
Komitmen Daihatsu untuk Produksi Suku Cadang Motuba
Pada pernyataan yang disampaikan oleh Stephanus Surya, Kepala Divisi Bagian Layanan PT ADM, Daihatsu menegaskan bahwa selama periode 15 tahun pasca produksi, suku cadang untuk setiap model mobilnya akan tetap tersedia di jaringan resmi. Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dukungan penuh kepada konsumen mereka.
“Kami memiliki kebijakan khusus tentang periode penyediaan suku cadang. Namun, jika setelah periode tersebut masih ada permintaan dari konsumen, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memenuhinya,” kata Stephanus.
Komunikasi dengan Komunitas
Daihatsu tidak hanya fokus pada produksi suku cadang motuba, tetapi juga menjalin hubungan baik dengan komunitas pengguna mobil mereka. Dengan cara ini, mereka dapat terus memantau dan merespon permintaan konsumen, termasuk dari pemilik mobil tua.
Pertimbangan Produksi
Stephanus juga menambahkan bahwa tidak semua komponen dapat diproduksi terus-menerus. Perusahaan mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti jumlah permintaan di pasar dan biaya produksi komponen tersebut.
Pusat Suku Cadang Daihatsu
Saat ini, PT ADM mengoperasikan fasilitas Part Center yang berada di kawasan industri MM2100, Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan distribusi suku cadang.
Part Center tersebut bukan hanya memenuhi kebutuhan suku cadang untuk pasar domestik melalui jaringan bengkel resmi Daihatsu di seluruh Indonesia, tetapi juga melayani permintaan ekspor ke sejumlah negara seperti Jepang, Malaysia, Arab Saudi, dan beberapa negara lainnya.
- Daihatsu menjamin ketersediaan suku cadang untuk setiap model mobilnya selama minimal 15 tahun setelah produksi berhenti.
- Perusahaan berkomitmen untuk memenuhi permintaan konsumen, bahkan jika permintaan tersebut datang setelah periode penjaminan.
- Daihatsu juga menjaga hubungan baik dengan komunitas pengguna mobil mereka untuk memantau dan merespon permintaan konsumen.
- Keputusan produksi suku cadang didasarkan pada sejumlah faktor, termasuk jumlah permintaan di pasar dan biaya produksi.
- Part Center Daihatsu di Cikarang, Jawa Barat, berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan distribusi suku cadang, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.
➡️ Baca Juga: Sasa Santan Pecahkan Rekor MURI dengan Sajikan 1.447 Porsi Opor untuk Masyarakat
➡️ Baca Juga: Memperbarui Chromebook dengan Tepat dan Mudah untuk Optimasi SEO Anda
