Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal dengan BRI, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya memperluas kepemilikan rekening perbankan di kalangan masyarakat. Langkah ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan, serta menghubungkan masyarakat dengan ekosistem keuangan formal.
Pentingnya Kepemilikan Rekening dalam Inklusi Keuangan
Menurut Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, perluasan kepemilikan rekening bukan hanya sekadar tentang membuka rekening baru, tetapi lebih jauh lagi, bagaimana langkah ini bisa memastikan lebih banyak orang terhubung dengan sistem keuangan yang sah. Dengan adanya rekening bank, masyarakat akan memiliki akses yang lebih baik terhadap berbagai layanan keuangan yang dapat mempermudah kehidupan sehari-hari mereka.
“Kami sangat menyambut baik arahan Presiden untuk memperluas kepemilikan rekening masyarakat Indonesia,” ujar Hery dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Selasa (8/9). BRI percaya bahwa langkah ini akan membantu mengedukasi masyarakat mengenai manfaat layanan perbankan, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam melakukan transaksi secara digital.
Strategi Edukasi dan Peningkatan Literasi Keuangan
Hery menekankan bahwa perluasan akses terhadap rekening perbankan harus disertai dengan upaya edukasi dan peningkatan literasi keuangan. Hal ini penting agar masyarakat tidak hanya memiliki rekening, tetapi juga memahami cara menggunakan layanan perbankan dengan bijak. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan lebih mudah beradaptasi dengan transaksi digital.
- Mengetahui cara membuka rekening bank.
- Memahami produk dan layanan perbankan yang tersedia.
- Menggunakan aplikasi perbankan untuk transaksi sehari-hari.
- Mengelola keuangan pribadi dengan lebih baik.
- Mengenali manfaat dari program-program pemerintah yang berkaitan dengan keuangan.
Kepemilikan Rekening sebagai Pintu Masuk ke Layanan Keuangan
Kepemilikan rekening dipandang sebagai pintu gerbang bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan keuangan yang lebih luas. Dengan memiliki rekening, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi, termasuk pembayaran, menabung, serta menerima bantuan dari program-program pemerintah. Ke depannya, mereka juga akan memiliki kesempatan untuk menikmati produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan profil masing-masing.
Hery juga menambahkan bahwa perluasan kepemilikan rekening memiliki dampak yang signifikan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Semakin banyak masyarakat yang terdaftar dalam ekosistem keuangan formal, semakin banyak pula peluang untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih inklusif dan terintegrasi dengan digitalisasi.
Manfaat bagi Pelaku Usaha Mikro dan UMKM
Bagi pelaku usaha mikro dan Usaha Kecil Menengah (UMKM), keberadaan rekening perbankan menjadi sangat krusial. Rekening tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan uang, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan rekam jejak transaksi. Rekam jejak ini sangat berguna untuk mengakses berbagai layanan keuangan, seperti pinjaman dan pembiayaan usaha.
- Mempermudah pengelolaan keuangan usaha.
- Menjadi syarat untuk mendapatkan kredit atau pinjaman.
- Mendukung transparansi dan akuntabilitas usaha.
- Menawarkan akses terhadap layanan finansial yang lebih baik.
- Meningkatkan peluang untuk mendapatkan investasi.
Integrasi Sistem Pembayaran Digital untuk Masyarakat
Penerapan sistem pembayaran digital, seperti QRIS, juga menjadi bagian penting dalam pengintegrasian masyarakat dan pelaku UMKM ke dalam ekosistem ekonomi digital. Pemerintah memandang penggunaan QRIS sebagai langkah strategis untuk meningkatkan inklusi keuangan di seluruh Indonesia.
“Kami menganggap arahan Presiden ini sebagai langkah penting untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Ketika masyarakat memiliki akses ke rekening dan aktif menggunakannya, kita tidak hanya memperluas inklusi keuangan, tetapi juga membuka lebih banyak peluang untuk berpartisipasi dalam ekonomi formal dan meningkatkan kesejahteraan,” jelas Hery.
Data dan Infrastruktur BRI
Hingga akhir triwulan II 2026, BRI tercatat memiliki sekitar 131 juta nasabah individu. Dari jumlah tersebut, lebih dari 49,7 juta nasabah telah memanfaatkan aplikasi super app BRImo. Selain itu, BRI juga memiliki jaringan yang luas dengan 7.377 unit kantor, 637 ribu e-channel, dan lebih dari 1,13 juta agen BRILink yang menjangkau lebih dari 60 ribu desa di seluruh Indonesia.
“Pengalaman panjang kami dalam melayani masyarakat, termasuk segmen ultramikro dan daerah pelosok, menjadi modal utama. Infrastruktur yang kami miliki akan terus dioptimalkan agar layanan perbankan semakin dekat, mudah, dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Hery.
Upaya Pemerintah dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan
Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat inklusi dan literasi keuangan di tanah air. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61 persen, sementara literasi keuangan berada di angka 69,57 persen. Angka-angka ini menunjukkan adanya kemajuan, tetapi masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kepemilikan rekening.
Kesimpulan
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh BRI dan dukungan dari pemerintah, diharapkan kepemilikan rekening perbankan dapat diperluas secara signifikan. Hal ini tidak hanya akan membawa manfaat bagi individu, tetapi juga bagi perekonomian nasional secara keseluruhan. Masyarakat yang lebih terhubung dengan sistem keuangan akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan. Melalui edukasi dan pemanfaatan teknologi, BRI berkomitmen untuk membawa layanan perbankan yang lebih inklusif dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.
➡️ Baca Juga: Uji Kinerja Intel Core Ultra Series 3 Panther Lake pada Asus Zenbook Duo 2026
➡️ Baca Juga: Jadwal Resmi dan Cara Pencairan Bansos PKH dan BPNT Bulan April 2026
