slot depo 10k slot depo 10k
Daerah

Program Edukasi Siap Siaga Bencana “Aman Duluan” Karya Mahasiswa ULM untuk Masyarakat

Kesiapsiagaan bencana menjadi hal yang semakin penting di tengah meningkatnya frekuensi dan intensitas bencana alam. Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai hal ini, mahasiswa Jurusan Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin menginisiasi program edukasi siap siaga bencana bertajuk “Aman Duluan”. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi berbagai ancaman bencana yang mungkin terjadi.

Dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin

Pemerintah Kota Banjarmasin menunjukkan komitmennya untuk mendukung program edukasi kesiapsiagaan bencana yang diprakarsai oleh mahasiswa ULM. Dalam audiensi yang berlangsung di Balaikota, Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyampaikan sambutan positif terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, program ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Yamin menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar selalu waspada dan memahami langkah-langkah yang harus diambil untuk menghadapi bencana. “Kita sangat mengapresiasi inisiatif ini, karena bencana bisa datang kapan saja. Edukasi kepada masyarakat sangatlah penting,” ujarnya.

Harapan untuk Masyarakat

Wali Kota Yamin berharap agar program “Aman Duluan” dapat diimplementasikan dengan baik di masyarakat, khususnya dalam aspek kesiapsiagaan menghadapi bencana seperti banjir, kebakaran, dan angin puting beliung. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat bisa mempersiapkan diri dan memiliki pengetahuan yang cukup dalam menghadapi berbagai bencana alam.

“Kami beserta seluruh perangkat daerah berkomitmen untuk mendukung kelancaran program ini di lapangan,” tambahnya.

Ucapan Terima Kasih dari Mahasiswa

Istiqomah Raihan, perwakilan dari Tim Aman Duluan, menyatakan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Pemkot Banjarmasin. Dia menegaskan bahwa dukungan ini sangat berarti untuk pelaksanaan program edukasi kebencanaan yang ditargetkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Banjarmasin.

Tujuan Program “Aman Duluan”

Program edukasi siap siaga bencana ini difokuskan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana. Dengan program ini, warga diharapkan bisa “aman duluan” sebelum bencana melanda. Kesiapan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari persiapan fisik hingga pengetahuan tentang mitigasi bencana.

  • Menyiapkan tas siaga bencana
  • Memahami langkah-langkah mitigasi yang tepat
  • Menyadari potensi bencana yang ada
  • Membangun kemandirian dalam menghadapi bencana
  • Berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi

Melalui program ini, Tim Aman Duluan bertujuan untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga mampu menolong diri sendiri serta orang lain dalam situasi bencana.

Kolaborasi untuk Mencapai Banjarmasin yang Aman

“Semua pihak harus berkolaborasi untuk mencapai satu tujuan: Banjarmasin Aman Baimbai,” tambah Istiqomah. Upaya ini menunjukkan bahwa kesadaran dan kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Wujud Nyata Program

Sebagai langkah konkret dari program ini, Tim Aman Duluan bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin berkolaborasi dalam penyusunan Buku Saku Bencana. Buku ini berfungsi sebagai panduan ringkas bagi masyarakat tentang tindakan yang perlu diambil sebelum, selama, dan setelah terjadinya bencana.

Buku saku ini mencakup berbagai jenis bencana yang mungkin terjadi di Banjarmasin, seperti banjir, kebakaran, gempa bumi, dan lainnya. “Buku ini diharapkan bisa menjadi referensi yang mudah diakses oleh masyarakat,” jelas Istiqomah.

Contoh Penggunaan Buku Saku

Istiqomah memberikan contoh konkret mengenai pentingnya buku saku ini. Ketika masyarakat menerima peringatan dini tentang banjir rob, mereka dapat dengan cepat merujuk pada buku saku untuk mengetahui langkah-langkah siaga yang tepat. Hal ini diharapkan dapat mempercepat respon dan mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana.

Peluncuran Buku Saku Bencana

Rencananya, Buku Saku Bencana ini akan diluncurkan secara resmi pada acara Seminar dan Workshop yang diadakan oleh Tim Aman Duluan pada 26 April 2026. Acara tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional dan akan berlangsung di Banjarmasin Creative Hub.

Dengan adanya program edukasi siap siaga bencana “Aman Duluan”, diharapkan masyarakat Banjarmasin dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana. Kesadaran akan pentingnya kesiapan bencana adalah langkah awal menuju masyarakat yang lebih aman dan resilient.

➡️ Baca Juga: 40 Anak Terpisah dari Orang Tua di Pantai Pangandaran, Apa yang Terjadi?

➡️ Baca Juga: DPRD KBB Dorong Perbaikan Sarana Pendidikan di SDN Pakusarakan yang Tidak Layak

Related Articles

Back to top button