Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026 dari Kemendikdasmen untuk Persiapan Belajar Anda

Jakarta – Siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada bulan April 2026, tepatnya antara tanggal 20 hingga 30. Untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA tersebut, sangat disarankan bagi para peserta untuk berlatih dengan mengerjakan berbagai contoh soal. Latihan ini bertujuan untuk membiasakan diri dengan tipe soal yang akan diujikan, sehingga pelaksanaan tes menjadi lebih lancar dan memudahkan siswa dalam meraih skor yang diharapkan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) telah menyediakan akses ke berbagai contoh soal yang dapat diunduh di laman resmi mereka, pusmendik.kemendikbud.go.id.
Pentingnya Latihan Soal untuk TKA
Persiapan yang matang adalah kunci sukses dalam menghadapi ujian. Dengan mengerjakan contoh soal TKA, siswa tidak hanya akan mengenali bentuk dan pola soal yang mungkin muncul, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka saat ujian. Latihan soal juga memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi area mana yang perlu lebih diperhatikan.
Selain itu, latihan yang konsisten dapat membantu siswa untuk:
- Mengasah keterampilan berpikir kritis dan analitis.
- Mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang materi yang dipelajari.
- Mengatur waktu dengan lebih efisien saat menjawab soal.
- Mempelajari strategi menjawab soal yang lebih efektif.
- Menilai kemampuan diri sebelum ujian sesungguhnya.
Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026
Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam TKA adalah Bahasa Indonesia. Berikut adalah salah satu simulasi soal yang dapat ditemukan melalui platform Ayo Coba TKA, yang dirancang untuk membantu siswa dalam persiapan mereka. Mari kita simak cerita dan soal berikut ini:
Cerita: Danau untuk Semua
Di dalam hutan, terdapat sebuah danau yang menjadi tempat minum bagi semua hewan. Suatu pagi, air danau menjadi tercemar akibat Rino, si badak, yang berendam di dalamnya. Hal ini mengakibatkan hewan-hewan lain tidak dapat minum, tetapi mereka merasa takut untuk menegur Rino karena ukuran tubuhnya yang besar dan kulitnya yang tebal. Meskipun demikian, Rino merasa bangga karena menjadi pusat perhatian.
Di hari berikutnya, Rino masih berendam, dan hewan-hewan lain mulai merasa khawatir. “Aduh, bagaimana ini?” keluh Bani si kelinci. Semua hewan mulai gelisah dan berkumpul untuk bermusyawarah. Mereka sepakat untuk meminta bantuan Ucil, si kancil yang dikenal cerdik. “Setuju!” teriak semua binatang dengan penuh semangat.
Ucil kemudian mendekati Rino dengan lembut, “Selamat siang, Tuan. Maaf mengganggu, tetapi ada kabar penting,” katanya. Rino merasa tersanjung dan ingin tahu lebih lanjut. Ucil menjelaskan bahwa badannya yang besar tidak seharusnya berendam di danau kecil, dan ada makhluk gaib yang menyumbat aliran air sehingga tidak bisa mengalir. Rino, yang merasa penasaran, mengikuti saran Ucil untuk mengawasi pohon nangka selama setengah hari. Setelah itu, dia kembali ke danau hanya untuk menemukan bahwa hewan-hewan lain sudah pergi karena tidak bisa lagi minum.
Soal 1
Siapa yang mengusulkan untuk meminta bantuan hewan yang cerdik?
- a. Bani
- b. Ucil
- c. Rino
- d. Hari
Soal 2
Apa arti “diam seribu bahasa” dalam konteks teks fabel tersebut?
- a. Para binatang di hutan tidak mampu melakukan sesuatu.
- b. Semua binatang di hutan menahan diri untuk tidak berkomentar.
- c. Penghuni hutan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.
- d. Binatang-binatang di hutan tidak mengetahui masalah yang terjadi.
Contoh Soal Lainnya: Hewan Pemakan Daun
Selanjutnya, mari kita lihat cerita berikutnya yang berkaitan dengan hewan pemakan daun. Hewan dapat dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan jenis makanannya: karnivora (pemakan daging), herbivora (pemakan tumbuhan), dan omnivora (pemakan daging dan tumbuhan). Contoh hewan karnivora adalah singa, sedangkan sapi merupakan contoh hewan herbivora. Di antara herbivora, terdapat subkategori yang disebut folivora, yang hanya mengonsumsi daun untuk bertahan hidup.
Daun merupakan makanan yang sulit dicerna, terutama yang sudah tua. Untuk mengatasi masalah ini, tubuh hewan folivora memiliki sistem pencernaan yang adaptif, yang meliputi usus yang panjang agar proses pencernaan dapat berlangsung lebih lama. Selain itu, di dalam perut mereka terdapat bakteri baik yang berperan penting dalam membantu pencernaan daun. Beberapa hewan folivora juga lebih memilih daun muda karena lebih lembut dan mudah dicerna.
Contoh hewan folivora yang dapat kita temui di alam antara lain:
- Panda, yang dikenal dengan kebiasaan makannya yang suka daun bambu.
- Koala, yang mengandalkan daun eukaliptus sebagai sumber makanan utama mereka.
- Beberapa spesies lainnya yang hidup di hutan dan sangat bergantung pada keberadaan daun untuk kelangsungan hidup mereka.
Soal 3
Apa saja contoh hewan folivora berdasarkan informasi yang diberikan?
Klik pada setiap pilihan jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
- a. Sapi
- b. Koala
- c. Panda
- d. Gajah
Dengan mempersiapkan diri menggunakan contoh soal ini, diharapkan siswa dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi TKA Bahasa Indonesia SD pada tahun 2026. Persiapan yang baik adalah langkah awal untuk mencapai hasil yang memuaskan.
➡️ Baca Juga: 25 Kode Redeem Free Fire Teranyar 10 Maret 2026: Dapatkan Skin SG2 Sandstorm Shimmer Sekarang!
➡️ Baca Juga: Bupati Jayapura Yunus Wonda Instruksikan OPD Sesuaikan Program dengan Visi Misi Daerah




